-->

[ADS] Top Ads

9 Kesalahan yang Banyak Dilakukan Freelancer Pemula

PROFIT.web.id - Menjadi seorang freelancer adalah salah satu cara yang efektif untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Dengan jadwal kerja yang lumayan fleksibel, menjadi freelancer bahkan bisa dilakukan tanpa harus mengganggu waktu pekerjaan utama.

Dengan besarnya potensi pendapatan seorang feelancer, kini cukup banyak orang yang melirik profesi ini. Sayangnya ada beberapa kesalahan yang umum dilakukan freelancer pemula. Hal ini membuat banyak di antara mereka gagal bahkan sebelum mendapatkan pekerjaan pertama mereka.

Nah, agar tidak terjebak dalam masalah yang sama, simak dulu yuk kesalahan yang banyak dilakukan freelancer pemula berikut ini.


kesalahan freelancer pemula yang sering dilakukan

1. Tidak Melengkapi Profil

Profil yang baik, jelas, den lengkap adalah hal pertama yang harus dilakukan agar bisa sukses menjadi freelancer. Bagaimanapun halaman profil menjadi hal pertama yang seringkali dilihat saat calon klien memilih-milih freelancer yang akan mereka sewa.

Sama seperti sebuah perusahaan yang inginmenyewa karyawan, satu hal penting yang mereka lihat pertama kali adalah CV. Dengan CV yang ditulis dengan baik, kesempatan untuk dipanggil tentu akan lebih besar bukan?

Untuk membuat profil yang baik, kita bisa mulai dengan mencantumkan informasi singkat mengenai diri kita. amun jangan bertele-tele dan fokus pada skill serta hasil kerja dan pencapaian yang pernah diraih. Jika memiliki blog yang digunakan sebagai portfolio, sertakan juga URL menuju blog tersebut agar calon klien bisa melihat hasil karya kita dengan lebih jelas.

2. Belum Fokus pada Satu Pekerjaan

Kesalahan lain yang sering kali dilakukan ferelancer pemula adalah belum fokusnya mereka pada satu pekerjaan spesifik. Tidak jarang freelancer bahkan mencantumkan banyak hal yang bisa mereka kerjakan tanpa benar-benar menguasai pekerjaan tersebut.

Dengan semakin ketatnya pesaingan antar feelancer, fokus pada satu bidang tertentu dulu bisa menjadi salah satu langkah awal menuju sukses. Untuk memilihnya, kita bisa memilih berdasarkan skill atau passion. Menjadi seorang spesialis akan memudahkan kita mendapatkan job sesuai skill. Selain itu hasil pekerjaan juga bisa lebih maksimal. Setelah sukses dengan satu bidang, kita bisa menambah job lain yang masih berhubungan dengan fokus pertama kita.

3. Kurang Pede atau Malah Terlalu Percaya Diri

Beda latar belakangnya, beda pula kepribadiannya, termasuk cara mereka memasarkan diri mereka sendiri. Ada freelancer pemula yang tampak kurang pede, sehingga mereka tidak menghargai hasil kerja mereka sendiri dengan layak. Sementara beberapa yang lainnya malah terlalu percaya diri, apalagi jika mereka sudah berhasil melakukan 1-2 proyek.

Dua-duanya bukanlah hal yang bagus. Dan sebagai freelancer pemula, kita harus belajar untuk menengahi kedua sikap ini. Apalagi di lapangan freelancer akan menemukan karakter klien yang berbeda-beda, tentu akan sulit jika kita kurang pede atau percaya diri secara berlebihan. Jadi pastikan kita bisa belajar bekerja sama dengan baik dengan semua orang.

4. Terlalu Banyak Mengambil Job

Mungkin tidak selalu terjadi, tapi kadang ada freelancer pemula yang di awal karirnya berhasil mendapat banyak job. Hal ini bisa saja terjadi pada freelancer yang memiliki portfolio yang baik atau memang ada klien yang terkesan sehingga menawarkan pekerjaan lainnya.

Meski menyenangkan bisa mendapatkan banyak proyek sekaligus, kita juga harus hati-hati. Jangan sampai karena waktu yang semakin terbatas untuk mengerjakan satu proyek malah membuat kualitas pekerjaan menjadi menurun.

Untuk mencegah hal ini, kita harus mengetahui batas kemampuan kita sendiri. Jika dirasa mampu, silahkan ambil job sebanyak-banyaknya. Namun pastikan semua pekerjaan bisa dilakukan dengan level komitmen yang sama karena dalam dunia freelancing, cara mengerjakan dan hasil pekerjaan sangat menentukan berhasil atau tidaknya kita sebagai freelancer nantinya.

5. Menetapkan Harga yang Terlalu Rendah

Jika kita mencari pekerjaan melalui situs freelance terbaik, sistem yang digunakan kebanyakan berupa lelang di mana freelancer harus melakukan bidding pada proyek tertentu. Sayang dengan ketatnya persaingan yang ada, seringkali masalah harga penawaran sering kali menjadi masalah bagi freelancer baru.

Pada banyak kasus, penawaran harga yang diajukan oleh kompetitor sering kali tidak masuk akal dan sangat jauh di bawah harga pasar. Freelancer pemula yang ingin mendapat job pertama mereka kadang tidak memperhatikan hal ini dan malah ikut-ikutan melakukan bidding dengan harga yang sangat rendah.

Padahal hal ini bukanlah cara yang benar.

Setiap orang berhak mendapatkan bayaran sesuai dengan waktu dan tenaga yang dikeluarkan serta skill yang dimiliki. Jadi menyamaratakan tawaran kita dengan freelancer lain dan membanting harga hanya karena ingin mendapatkan job sebaiknya tidak dilakukan. Lagipula repot kan kalau klien yang sama terus-terusan meminta harga yang sama rendahnya meski kita melakukannya jauh lebih baik dibanding freelancer lain!

6. Kurang Baik dalam Berkomunikasi

Satu hal yang sering kali membuat freelancer pemula gagal mendapatkan klien adalah masalah komunikasi yang kurang baik. Sebagai contoh, lama merespon chat/pesan atau tidak menggunakan bahasa yang baik saat membuat balasan.

Masalah komunikasi tidak hanya sampai di situ saja, komunikasi yang baik tetap harus dijaga saat mengerjakan proyek dari klien dan setelahnya. Bagaimanapun servis dan komunikasi yang baik bisa menjadi pembeda bagi sebuah freelancer. Lagipula bukan tidak mungkin freelancer akan mendapat job lagi dari klien yang sama dengan cara tersebut.

7. Kurang Disiplin dan Sering Menunda Pekerjaan

Tidak disiplin dan sering menunda pekerjaan is a big NO di dunia kerja, tidak terkecuali bagi seorang freelancer.

Meski freelancer identik dengan kebebasan dalam hal waktu, pekerjaan yang sudah diambil harus dikerjakan sebaik mungkin dalam tenggat waktu yang telah disepakati. Jadi meski bebas, freelancer tetap harus pintar mengatur waktu dan menyelesaikan tugas sesuai target.

Penting diingat bahwa reputasi adalah hal penting bagi freelancer. Tentu kita tidak ingin dicap tidak profesional karena gagal dalam mengerjakan proyek sesuai deadline bukan?

8. Tidak Mempromosikan Jasa

Dengan banyaknya situs penyedia jasa freelance seperti Sribulancer atau Projects.co.id, mencari pekerjaan freelance menjadi lebih mudah karena kita tidak perlu repot mencarinya sendiri. Meski begitu, bukan berarti kita tidak perlu mempromosikan jasa yang kita tawarkan.

Di era serba online seperti sekarang ini, ada banyak cara untuk mempromosikan jasa freelance. Sebagai contoh, media sosial adalah platform yang tepat untuk mengenalkan jasa pada klien potensial. Agar lebih tertarget, kita bahkan bisa memanfaatkan jasa iklan seperti Google Ads atau Facebook Ads.

Cara lain yang juga cukup efektif dalam menjaring klien baru adalah dengan membuat website/blog berisi portfolio. Dengan terbatasnya tempat di situs frelance untuk menampilkan hasil kerja kita, website/blog menjadi sarana yang lebih menarik untuk melakukannya.

9. Meniru Karya Orang Lain

Kesalahan yang banyak dilakukan freelance pemula yang terakhir adalah meniru karya orang lain tanpa memberi kredit (plagiat).

Dengan semakin banyaknya cerita mengenai kesuksesan freelancer, kini ada banyak yang mencoba peruntungan mereka tanpa memiliki skill tertentu. Untuk menyiasati job yang diterima, mereka seringkali melakukan cara terlarang seperti meniru hasil karya orang lain. Padahal cara semacam ini merugikan banyak pihak, tidak hanya pemilik karya asli tetapi juga klien.

Jadi jika ingin sukses di dunia freelancing dalam waktu yang lama, hindari hal-hal curang seperti ini. Akan lebih baik bersabar dan bangun reputasi yang baik dari waktu ke waktu. Dengan reputasi yang baik, tidak hanya job saja yang berdatangan, bayarannya pun bisa lebih mahal nantinya.




Bagaimana, cukup banyak kan tips untuk freelancer pemula yang bisa dicoba?

Jika ingin sukses sebagai freelancer, ada baiknya hindari kesalahan yang banyak dilakukan freelancer pemula seperti contoh-contoh di atas. Dengan kerja keras serta kemauan yang tinggi, menjadi freelancer sukses bisa menjadi ladang usaha yang cukup menguntungkan.

Posting Komentar

Menu Halaman Statis

Copyright © 2020

Profit.web.id