-->

[ADS] Top Ads

10 Ide & Cara Mendapatkan Passive Income di Tahun 2020

PROFIT.web.id - Bekerja adalah hal utama yang harus dilakukan untuk mendapatkan penghasilan. Namun selain hal tersebut, kita juga bisa memperoleh penghasilan dengan memiliki passive income.

Passive income adalah pendapatan yang diperoleh dengan cara yang tidak membutuhkan usaha yang dilakukan berulang-ulang. Dalam beberapa jargon marketing, passive income sering diibaratkan sebagai penghasilan yang bisa didapat bahkan saat kita sedang tidur.

Meski disebut passive income bukan berarti kita tidak melakukan apapun untuk mendapatkan penghasilan tersebut. Kita tetap harus bekerja keras, terutama di awal mulai, agar passive income nantinya benar-benar bisa menghasilkan uang.

Nah, bagi siapapun yang ingin memulai bisnis yang bisa mendatangkan penghasilan pasif, beberapa ide usaha ini bisa dicontek dan dijadikan inspirasi passive income.

Cara Menghasilkan Passive Income dengan Mudah, Bahkan Tanpa Modal

cara mendapatkan passive income dengan mudah, bahkan tanpa modal

1. Menjual Stock Photo

Menjual stock photo adalah ide passive income yang bisa dilakukan oleh siapa saja yang memiliki hobi dan skill dalam bidang fotografi. Salah satu keunggulan bisnis ini adalah profit yang berulang di mana kita bisa menjual foto yang sama berkali-kali. Jika foto yang kita unggah menjadi populer, maka pendapatan yang bisa didapat dari satu foto saja bisa cukup besar.

Untuk memulai usaha ini, kita harus memiliki modal yang baik. Meski memiliki kamera akan sangat menguntungkan, bisnis stock photo juga bisa dilakukan dengan smartphone dengan kualitas kamera yang baik. Agar lebih sukses berbisnis stock photo, pastikan foto yang diambil sesuai dengan trend atau menggambarkan kata kunci yang banyak dicari orang lain.

Untuk menjual foto yang telah diambil, kita bisa memanfaatkan situs jual foto terbaik seperti Shutterstock atau iStock. Melalui situs ini, kita hanya perlu mendaftar dan mengupload foto saja. Proses transaksi nantinya akan diurus oleh pihak website.

Sebagai alternatif, kita bisa menjual stock foto sendiri melalui sosmed atau blog. Meski dengan cara ini kita tidak akan mendapatkan potongan komisi, akan sulit untuk menjual foto sebelum memiliki reputasi yang baik.

2. Menjual Ilustrasi Digital

Sama seperti foto, karya ilustrasi digital seperti gamba vector juga cukup laris di pasaran. Tidak hanya digunakan untuk keperluan website saja, gambar-gambar semacam ini juga banyak dipakai dalam berbagai macam desain hingga keperluan sosial media.

Untuk membuat karya ilustrasi digital, ada beberapa software desain yang harus dikuasai terlebih dahulu. Selain Adobe Illustrator yang sudah menjadi pakem, kita juga bisa membuat gambar vector dengan Corel Draw, Inkscape, Blender, atau Affinity Designer.

Setelah hasil karya selesai, kita bisa memasarkannya melalui situs khusus jual-beli gambar vector seperti Freepik, Creative Market, atau Envato Market.

3. Affiliate Marketing

Affiliate marketing adalah salah satu cara mendapatkan passive income tanpa modal yang cukup populer. Melalui affiliate marketing, kita hanya perlu mempromosikan produk atau jasa tertentu. Jika nantinya ada orang yang membeli produk/jasa melalui link afiliasi yang kita berikan, maka kita berhak atas komisi dalam jumlah tertentu.

Cara mengikuti affiliate marketing kini cukup mudah. Selain bisa dilakukan tanpa perlu membayar terlebih dahulu, kita juga tidak perlu membeli produk yang akan dipromosikan. Produk/jasa yang bisa dipromosikan pun kini beragam mulai dari gadget, barang elektronik rumah, produk fashion, perlengkapan bayi, hingga produk digital. Promosi produk/jasa pun bisa dilakukan dengan berbagai cara mulai dari memasang link afiliasi di blog, sosial media, WhatsApp, hingga melalui email berlangganan.

Untuk mencari program afiliasi pun kini cukup mudah karena beberapa online marketplace ternama seperti Bukalapak, Lazada, atau Blibli sudah memiliki program afiliasi mereka masing-masing. JIka ingin mempromosikan produk digital, kita bisa mencarinya di website khusus seperti Ratakan.com.

4. Menjual Produk Digital

Jika tidak ingin mempromosikan produk buatan orang lain, maka kita bisa mencoba menghasilkan passive income dengan menjual produk sendiri. Salah satu produk yang menguntungkan dan bisa dijadikan sumber pemasukan pasif adalah produk digital seperti ebook, kursus online, desain grafis, hingga ebook.

Dibandingkan menjual produk fisk, produk digital memiliki beberapa kelebihan, seperti:

  • Biaya produksi yang rendah, karena produk digital hanya perlu dibuat satu kali saja namun bisa dijual berkali-kali tanpa harus membuatnya lagi.
  • Biaya distribusi yang rendah karena produk digital dapat dikirimkan via internet atau email
  • Keuntungan yang jauh lebih besar karena rendahnya biaya produksi dan distribusi

Dengan margin keuntungan yang terbilang besar, kita bahkan bisa membuat program afiliasi kita sendiri agar orang lain bisa ikut mempromosikan produk digital yang dibuat.

5. Membuat Blog

Membuat blog adalah salah satu contoh passive income tanpa modal yang bisa dilakukan siapa saja. Disebut tanpa modal karena kini ada banyak platform bloging gratis siap pakai yang bisa dimanfaatkan seperti Blogger atau Wordpress.com.

Agar blog sukses mendatangkan penghasilan, kita harus pintar membuat orang-orang datang ke blog tersebut. Hal ini bisa dilakukan dengan menulis artikel dengan topik yang sedan trend dan banyak dicari orang. Selain itu kita juga bisa membuat artikel yang banyak membantu masalah orang lain. Nantinya, semakin banyak trafik yang bisa didapat, semakin besar pula potensi penghasilan yang bisa didapat dari blog tersebut.

Jika sudah memiliki trafik yang cukup banyak, ada banyak cara monetasi blog yang bisa dipilih. Selain mendaftarkannya ke Google Adsense, kita juga bisa mendapatkan passive income dari blog dengan mengikuti program afiliasi, menjual produk/jasa sendiri, hingga memasang slot iklan mandiri.

6. Jadi Youtuber

Selain membuat blog, cara lain untuk mendapatkan passive income dari internet adalah dengan membuat channel Youtube. Dengan jumlah pengguna aktif dalam jumlah yang luar biasa banyak, Youtube menjadi lahan emas yang siap dimanfaatkan untuk mendatangkan penghasilan.

Membuat channel Youtube sendiri tidak melulu harus dilakukan dengan modal besar seperti kamera canggih atau studio rekaman yang baik. Selama ide konten yang dibuat disukai banyak orang, channel youtube tetap bisa berkembang dan berpotensi menjadi ladang pasive income bagi pemiliknya.

Sama seperti blog, ada banyak cara monetasi yang bisa diaplikasikan di Youtube. Cara yang paling populer adalah dengan memasang iklan dari Google Adsense. Namun sebagai alternatif, Youtube juga bisa dimonetasi menggunakan link afiliasi, sponsor, product placement, menjual merchandise, atau dengan menerima donasi dari subscriber.

7. Menjadi Developer

Bagi yang memiliki sklill dalam bidang koding, menjadi developer bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan passive income. Tergantung skill koding yang dimiliki, kita bisa membuat beragam hal mulai dari aplikasi, tema blog, game Android, atau aplikasi berbasis web yang dapat digunakan setiap orang

Untuk mendapatkan penghasilan, kita bisa menjual atau mengenakan biaya bagi orang-orang yang ingin menggunakan karya kta. Sebagai alternatig, kita bisa membuat aplikasi gratis yang nantinya bisa dipasangkan iklan agar kita bisa tetap mendapatkan penghasilan.

8. Investasi

Buat yang memiliki modal yang cukup dan ingin mendapatkan passive income dengan mudah, maka melakukan investasi bisa menjadi salah satu solusi. Jika dilakukan dengan tepat, modal yang ditanamkan bisa mendatangkan keuntungan hingga berkali-kali lipat.

Beberapa jenis investasi yang bisa dipilih untuk mendatangkan passive income antara lain:

  • Deposito - Menyimpan dana di bank selama periode waktu tertentu. Keuntungan yang didapat berupa bunga yang nilainya lebih tinggi dibanding suku bunga tahunan bank. Semakin lama waktu deposito, semakin besar juga keuntungan yang bisa didapat.
  • Emas - Investasi emas adalah jenis investasi dengan resiko rendah yang cocok untuk pemula. harga emas sendiri relatif stabil dan cenderung naik mengikuti inflasi. Selain itu tidak ada potongan yang dikenakan jika kita menyimpan emas sendiri di rumah.
  • Saham - Saham adalah surat berharga yang menunjukan kepemilikan atas suatu perusahaan. Saham diperjualbelikan secara bebas dan dapat dibeli siapa saja yang memiliki modal. Keuntungan yang didapat dari saham umumnya berasal dari selisih nilai tukar saham. Namun jika ingin mendapatkan passive income dari saham, kita juga bisa membeli dan menyimpan saham potensial untuk mendaptkan dividen.
  • Reksadana - Melalui reksadana, modal kita nantinya akan dikelola oleh Manajer Investasi. Tergantung jenis reksadana yang diambil, modal nantinya akan dialokasikan ke berbagai instrumen incestasi seperti saham, pasar uang, atau deposito.
  • Peer-to-peer Lending - Investasi dilakuakan dengan meminjamkan modal secara koletif melalui platform tertentu. Beberapa contoh aplikasi P2P yang cukup populer adalah Amartha, Koinworks, atau Investree.

Sebelum mulai berinvestasi, pelajari terlebih dahulu setiap jenis investasi agar kita bisa memilih salah satu yang terbaik. Jika ingin memulai investasi dengan resiko yang rendah, deposito atau emas bisa menjadi pilihan pertama. Setelah itu kita juga bisa mencoba reksadana atau saham untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar.r.

9. Bisnis Franchise

Bisnis franchise atau waralaba adalah sistem pendistribusian barang atau jasa di mana franchisor memberikan hak pada individu untuk menjalankan bisnis dengan brand, nama, sistem, prosedur, serta cara-cara yang telah ditetapkan dalam jangka waktu dan area tertentu.

Salah satu kelebihan bisnis franchise adalah kemudahannya di mana kita tidak perlu lagi pusing memikirkan konsep dagang dari awal. Dengan manajemen yang sudah tertata rapi, semua proses sudah disiapkan dan yang kita perlukan umumnya hanya modal dan lahan usahanya saja.

Jika tertarik, saat ini ada banyak usaha franchise yang bisa dipilih mulai dari yang murah meriah seperti bisnis makanan dan minuman, hingga franchise yang butuh modal lebih banyak seperti kedai kopi, laundry, atau gerai waralaba.

10. Menyewakan Properti

Bagi yang memiliki rumah, apartemen, atau lahan yang saat ini tidak digunakan, kita bisa mendapatkan passive income dengan menyewakan aset-aset tidak bergerak tersebut. Hal ini rasanya juga akan lebih baik dibanding membiarkan aset yang jika didiamkan terlalu lama malah bisa membuatnya rusak.

Jika bingung cara memasarkannya, kini ada banyak situs jual/beli atau sewa rumah yang bisa dimanfaatkan seperti Mamikos, Jendela360 atau Rumah.com.


Memiliki passive income di samping pekerjaan utama akan mendatangkan banyak keuntungan. Selain bisa jadi sumber pemasukan alternatif, passive income juga bisa melindungi diri jika tiba-tiba kita kehilangan pekerjaan utama kita.

Tidak hanya itu, memiliki passive income yang bisa diandalkan juga bisa jadi salah satu bentuk persiapan kita dalam menghadapi masa tua. Ketika kelak kita tidak bekerja lagi, kita tidak perlu pusing dengan masalah pendapatan. Pilihan cara mendapatkan passive income pun sangat beragam, kita hanya perlu mempelajari cara yang paling cocok dan menyisihkan sebagaian pendapatan untuk memulai bisnis yang bisa menghasilkan passive income tersebut.


Posting Komentar

Menu Halaman Statis

Copyright © 2020

Profit.web.id