-->

[ADS] Top Ads

7 Alasan Mengapa Bisnis Makanan Sangat Menguntungkan

PROFIT.web.id - Ada banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai ide bisnis tertentu. Apakah bisnis tersebut cocok dengan passion kita? apakah modal bisnis tersebut bisa dicover dengan uang yang kita miliki? Dan yang terpenting, apakah bisnis tersebut menjanjikan dan bisa mendatangkan untung?

Dengan banyaknya ide usaha yang bisa kita lakukan, memang sulit rasanya memilih salah satu yang cocok untuk kita lakukan. Namun di antara semua ide bisnis yang ada, bisnis makanan masih menjadi pilihan terpopuler untuk memulai usaha. Selain bisa dimulai dengan modal yang kecil, bisnis makanan memiliki potensi pembeli yang cukup besar.

Jadi jika memutuskan untuk memulai sebuah usaha, membuka bisnis makanan bisa jadi bahan pertimbangan. Jika masih ragu, simak beberapa alasan mengapa bisnis makanan sangat menguntungkan berikut ini!

Kenapa Memilih Bisnis Kuliner?

alasan kenapa bisnis makanan menguntungkan dan menjanjikan


1. Bisnis Makanan Banyak Dicari Orang

Bisnis yang menguntungkan adalah bisnis yang memiliki pasar yang luas. Dan dalam bisnis kuliner, hampir setiap orang bisa menjadi pembeli potensial bisnis kita tergantung jenis makanan yang kita jual. Selain itu makanan dibeli setiap waktu mulai dari pagi hari hingga ke pagi lagi. Jadi perputaran uang dalam bisnis ini sangat luar biasa besar.

Kebutuhan akan makanan pun kini lebih dari sekedar mengenyangkan perut saja. Beberapa tempat yang memiliki makanan yang terkenal bahkan kini sering dijadikan tempat wisata. Yup, tempat wisata kini tidak terbatas pada tempat hiburan saja. Wisata kuliner pun kini tidak kalah pamor dan banyak menjadi destinasi tempat menghabiskan waktu bersama keluarga.

2. Bisnis Makanan Memiliki Keuntungan yang Cukup Besar

Salah satu alasan kenapa bisnis kuliner menjanjikan adalah tingkat keuntungannya yang cukup besar. Dibandingkan jenis bisnis lainnya, keuntungan yang didapat dari bisnis ini bisa mencapai lebih dari 50% dari modal bahan yang digunakan.

Sebagai contoh, seporsi cah kangkung rata-rata dihargai hingga di atas Rp10.000. Padahal harga seikat kangkung di pasaran hanya berkisar antara Rp2.500-Rp3.000 saja. Dengan menghitung bahan lain seperti bumbu dan minyak, keuntungan yang didapat dari makanan ini saja bisa mencapai lebih dari setengah harga bahannya.

Contoh lainnya adalah ayam goreng tepung. Harga ayam per ekor sekilas memang tampak mahal. Namun dari satu ayam tersebut kita bisa memotongnya hingga 8 bagian. Jika harga per potong ayam goreng tepung rata-rata adalah Rp10.000, maka harga total penjualannya tetap akan jauh lebih tinggi dibanding harga semua bahan baku pembuatannya.

Satu hal lagi, jika pernah mencoba membeli bisnis franchise biasanya kita akan mendapatkan proyeksi keuntungan yang bisa didapat. Dan untuk bisnis franchise makanan, persentase keuntungan untuk satu itemnya cukup besar, bahkan setelah dikurangi biaya karyawan dan stand yang diperlukan.

3. Perputaran Uang yang Cepat

Bisnis kuliner adalah salah satu usaha yang perputaran uangnya cukup cepat. Dengan tingginya tingkat keuntungan yang bisa didapat, uang diputar kembali untuk modal bahan baku. Sementara keuntungan yang didapat bisa dinikmati sendiri atau dipakai untuk mengembangkan bisnis kuliner tersebut.

4. Dapat Dimulai dengan Modal yang Kecil

Siapa sih yang tidak suka dengan bisnis yang bisa dimulai dengan modal kecil namun keuntungannya besar?

Jika ingin mencari bisnis dengan modal kecil, usaha kuliner bisa jadi salah satu opsi. Memang tidak semua usaha makanan memiliki modal kecil, namun pada umumnya bisnis semacam ini memang tidak butuh dana awal yang besar.

Sebagai contoh, bisnis gorengan dan minuman dingin (es sirup) bisa dimulai dengan modal beberapa ratus ribu saja, apalagi jika kita sudah memiliki alat-alat masak sendiri. Harga bahan bakunya pun sangat terjangkau.

5. Ragam Makanan yang Bisa Dipilih

Bicara makanan jelas tidak bisa dikaitkan dengan beberapa jenis produk saja. Bahkan usaha makanan ringan yang laris seperti 'jajanan sd' saja memiliki varian yang berbeda-beda.

Kompetisi di bidang usaha makanan memang tinggi, namun dengan banyaknya varian makanan yang bisa dipilih, kita bisa memilih untuk menjajakan makanan yang memang belum tersedia di sekitar kita. Dengan begitu kita tidak perlu bersaing, malah bisa melengkapi bisnis kuliner yang sudah ada.

6. Tidak Perlu Pusing Memikirkan Ide Makanan Baru

Ide dan inovasi memang menjadi salah satu kunci sukses dalam berbisnis. Dengan doyannya warga Indonesia mencoba makanan-minuman baru, inovasi yang sukses bisa melahirkan produk yang viral juga. Untung yang didapat pun bisa jauh lebih besar.

Namun tidak melulu harus seperti itu karena makanan juga memiliki fans berat mereka sendiri-sendiri.

Jadi jika ingin memulai bisnis makanan, kita tidak perlu pusing memikirkan ide makanan yang baru. Cukup contek dari usaha makanan lain yang lebih dulu populer dan pasarkan di lingkungan sekitar kita. Jika samnbutannya masih kurang, kita bisa mencoba ide makanan lain yang juga popoler di tempat lainnya.

7. Bisa Dimulai Dari Rumah Sendiri

Satu faktor lain yang cukup memusingkan dalam memulai bisnis adalah lokasi usaha. Menyewa lahan di depan Indomaret dan Alfamart, ruko serta stand tertentu mungkin akan terlalu berat jika kita masih belum mengetahui potensi keuntungan yang bisa didapat. Padahal jika kita bisa mendapatkan lokasi bagus tentu potensi keuntungannya bisa lebih besar.

Untungnya di era serba modern seperti sekarang, bisnis kuliner tidak melulu harus dilakukan dari tempat khusus. Dengan maraknya layanan antar makanan yang sedia 24 jam nonstop, kita bisa membuka bisnis makanan bahkan dari rumah sendiri.

Memang tidak semua bisnis makananbisa melakukan hal ini. Namun jika bisnis makanan yang ingin dicoba bisa dilakukan dari rumah, kenapa tidak memanfaatkan teknologi yang ada? Lumayan kan, tidak hanya hemat biaya, kita pun bisa hemat waktu dan lebih santai.

2 komentar

  1. Bisnis kuliner memang masiiih sangat menjanjikan :). Apalagi kalo rasa makanannya enak, hrg ga terlalu mahal, management keuangannya juga bagus, aku yakin bakal bisa bertahan bahkan berkembang. Dimulai dari keluarga dan teman terdekat dulu, baru dipromosikan lwt mulut ke mulut ato pasang di bbrp platform kuliner online supaya makin luas jangkauannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyes, kalau makanannya enak dan harganya terjangkau memang menjanjikan banget. Kyk contoh ada pecel lele deket rumah saya yang omsetnya jutaan per malamnya. Kelihatan sederhana tapi ternyata wow banget hasilnya. Apalagi kalau dah turun temurun dan jadi makanan favorit khas di daerah itu, kadang yang makan bisa datang dari tempat jauh segala. Pengen banget punya bisnis makanan yg kayk gtu :)

      Hapus

Posting Komentar

Menu Halaman Statis

Copyright © 2020

Profit.web.id