-->

[ADS] Top Ads

8 Pekerjaan Freelance Online Untuk Mahasiswa

PROFIT.web.id - Mahasiswa mana sih yang tidak meu menghasilkan uang sendiri saat masih kuliah? Dengan waktu luang yang cukup banyak, ada banyak peluang yang bisa dimanfaatkan mahasiswa untuk memiliki penghasilan tambahan, salah satunya dengan menjadi freelancer.

Dengan menjadi freelancer, mahasiswa bisa bekerja tanpa terikat dengan instansi tertentu. Pekerjaan bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa perlu mengganggu waktu kuliah. Tidak hanya itu, bekerja sebagai freelancer juga bisa jadi kesempatan bagus untuk menyalurkan bakat dan skill, serta mempraktikan pengetahuan yang didapat dari bangku kuliah.

Enaknya lagi, pekerjaan freelance tidak melulu harus dilakukan secara offline, karena kini ada banyak juga peluang usaha freelance online untuk mahasiswa. Lumayan kan tidak perlu keluar kos-kosan untuk mengerjakan tugas-tugas paruh waktu tersebut.

Nah, jika butuh rekomendasi pekerjaan freelance online untuk mahasiswa, beberapa contoh berikut bisa jadi inspirasi!

Pekerjaan Freelance Online Untuk Mahasiswa Semua Jurusan

pekerjaan freelance online untuk mahasiswa semua jurusan

1. Graphic Designer

Bagi mahasiswa desain atau yang senang dan memiliki skill dalam bidang desain, bekerja sebagai graphic desainer patut untuk dipertimbangkan. Lagipula daripada menggunakan bakat tersebut hanya untuk pamer di sosmed, lebih baik dikembangkan untuk mendapatkan penghasilan tambahan kan? Tidak hanya mendatangkan profit, bekerja sebagai desainer freelancer juga bisa menambah tebal portfolio yang nantinya penting untuk menyiapkan diri di dunia kerja.

Untuk mulai melakukannya, kita bisa mempromosikan jasa desain lewat sosial media. Sebagai alternatif, kini ada banyak situs freelance yang menawarkan pekerjaan part-time sebagai desainer lepas. Contoh desain yang bisa diambil pun sangat beragam, mulai dari mendesain flyer, brosur, kemasan produk, logo, desain interior, hingga desain untuk sosial media.

2. Video Editor

Dengan semakin populernya Youtube, pekerjaan sebagai video editor nampaknya akan semakin populer saja. Tidak tanggung-tanggung, Youtuber yang sudah cukup populer bisa mempekerjakan beberapa editor video sekaligus. Jika kita sering berkutat dengan software video editor seperti Adobe Premier Pro atau Vegas Pro, ini adalah kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan yang tidak boleh dilewatkan.

3. Content Writer

Untuk menjadi content writer, kita tidak perlu menjadi mahasiswa jurnalistik atau jurusan bahasa terlebih dahulu. Jika memiliki hobi dan keterampilan menulis, mahasiswa jurusan apapun bisa menjadi content writer.

Profesi sebagai penulis konten freelance sendiri kini cukup banyak dicari. Apalagi dengan banyaknya media online dan blog yang bermunculan, tentu sulit untuk bersaing seorang diri. Jadi menyewa orang lain untuk menulis menjadi salah satu solusi yang populer.

Meski penulis konten kadang dituntut untuk bisa menulis berbagai topik, tidak jarang ada klien yang mencari penulis konten yang menguasai bidang tertentu. Jika menguasai topik tertentu, mahasiswa bisa mencoba menjadi penulis spesialis yang bayarannya tentu akan lebih besar dibanding menulis biasa.

4. Penerjemah

Bagi mahasiswa yang menguasai bahasa asing, pekerjaan freelance online sebagai translator patut dicoba. Peluang kerja sebagai translator sendiri cukup terbuka lebar mengingat kini banyak perusahaan dan instansi yang ingin melebarkan sayapnya ke negara-negara lain. Tidak hanya dari Indonesia ke luar negeri saja, tetapi juga dari luar negeri ke Indonesia.

Kebutuhan penerjemah sendiri tidak terbatas pada penerjemah percakapan langsung saja, tetapi juga pada penerjemahan dokumen-dokumen hingga media promosi yang digunakan perusahaan tersebut. Meski begitu, pekerjaan semacam ini biasanya butuh kualifikasi yang cukup berat. namun bayarannya biasanya juga sepadan dengan usahanya.

Selain bekerja sebagai penerjemah perusahaan, mahasiswa juga bisa menjadi penerjemah di tempat lainnya. salah satunya pada blog/website yang ingin melebarkan sayapnya pada pengunjung yang lebih luas dengan menerjemahkan website mereka ke dalam bahasa asing.

5. Mengajar Bahasa Asing secara Online

Selain menjadi penerjemah, mahasiswa yang menguasai bahasa lain juga bisa mengajar bahasa asing secara online. Selain memberi materi pengajaran seperti biasa, kita juga bisa melengkapinya dengan memberi pelatihan percakapan secara online. Beberapa bahasa asing yang cukup populer dan banyak dicari antara lain bahasa Inggris, Cina, Jepang, Korea, dan bahasa Arab.

Menjadi freelance seperti ini tidak hanya dikhususkan untuk orang Indonesia yang ingin belajar bahasa asing saja. Jika dipasarkan dengan benar, ada juga orang asing yang tertarik untuk mempelajari bahasa Indonesia secara langsung.

6. Programmer

Bagi mahasiswa yang sering berkutat dengan masalah coding, rasanya tidak ada pekerjaan freelance yang lebih cocok daripada programmer. Menjadi programmer sendiri tidak hanya bisa dilakukan secara part-time di perusahaan lain, namun juga bisa dilakukan sendiri.

Sebagai contoh, mahasiswa yang menguasai bahasa pemograman Java atau Kotllin bisa coba membuat sendiri aplikasi hape Android yang banyak dicari orang lain. Sementara mahasiswa yang menguasai Python atau Ruby bisa mencoba membuat web app yang bisa menjadi solusi bagi masalah orang lain.

7. Pekerja Seni

Bagi mahasiswa yang memiliki hobi dan bakat di bidang seni seperti musik, bisa mencoba pekerjaan freelance sebagai musisi lepas. Untuk melakukannya secara online, kita bisa mendaftarkan diri di situs-situs yang banyak mencari musisi freelance seperti Fiverr. Jasa yang bisa ditawarkan pun bermacam-macam mulai dari membuat jingle, menyanyi, atau membuat komposisi musik dari instrumen tertentu.

8. Survey Online

Mengisi survey online mungkin bukan cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan dalam jumlah besar. Namun mengisi survey menjadi opsi ayng cukup baik untuk mengisi waktu luang di antara jam kuliah. Lagipula banyak survey bisa dilakukan dengan cepat dan tanpa butuh keahlian khusus.


Menjadi mahasiswa tidak melulu harus berkutat dengan buku dan kegiatan organisasi saja. Dengan waktu luang yang ada, kita bisa melakukan banyak hal mulai dari mempelajari skill baru hingga mencoba pengalaman baru.

Nah, salah satu cara untuk mengisi waktu luang tersebut adalah dengan mencoba pekerjaan freelance online. Dengan waktu yang sangat flexibel, dijamin pekerjaan ini tidak akan sampai mengganggu waktu kuliah. Ilmu yang didapat saat belajar pun bisa langsung dipraktikan. Enaknya lagi, kita dibayar untuk melakukan hal tersebut.

2 komentar

  1. Dulu pas aku msh kuliah, aku cari sampingan dengan jualan sepatu mas :D. Krn dulu masih booming bangettttt sepatu vincci dari Malaysia, dan Krn aku kuliah di sana, jd banyaaak terima pesanan temen2 utk beli sepatu vincci langsung dari sana, Krn hrg di Indonesia dulu sempet mahal.

    Aku jual dengan hrg di bawah mall pastinya. Supaya gampang cari pelanggan, aku kerjasama dgn teman di Indonesia, yg cari pembeli dari kawan2 deketnya dan kluarga. Aku fotoin sepatu2nya, dan ksh ke dia dengan harga jual. Keuntungannya kami bagi dua.
    .tp sepatunya baru bisa dibawa ke indo pada saat papa jenguk ke Malaysia hahahahaha. Ato saat aku balik ke Indonesia.

    Sempet kena di imigrasi sih, tp Krn waktu itu ada kenalan di sana, jadi bisa lolos. Aku tau ga bagus, Krn jualan seharusnya kan bayar cukai. Cuma dulu pas msh mahasiswa, ya mikirnya gimana jualan dan dpt untung :D.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi inget temenku yang jualan gadget dari singapur/malaysia. Modelnya juga sama, kalau dia nitip sama saudaranya yang sekolah di sana. Memang katanya kucing-kucingan terus sama imigrasi, tapi untungnya juga lumayan.

      Hapus

Posting Komentar

Menu Halaman Statis

Copyright © 2020

Profit.web.id