-->

[ADS] Top Ads

8 Tips Memulai Usaha dengan Modal Minim

PROFIT.web.id - Bagi yang masih memiliki pekerjaan, memiliki bisnis adalah salah satu cara ampuh untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Tidak jarang bisnis yang dimiliki malah bisa berkembang dengan pesat dan menjadi sumber penghasilan utama.

Meski begitu tidak mudah untuk memulai sebuah bisnis. Selain harus memiliki niat yang kuat, faktor modal seringkali menjadi faktor penghambat utama.

Bagi yang baru mulai berbisnis, kekurangan modal bukanlah satu-satunya halangan. Dengan pengalaman yang minim di bidang bisnis, wajar jika kita berhati-hati sebelum mengeluarkan modal yang lebih besar.

Lalu apakah bisa jika kita berbisnis dengan modal seadanya? Simak dulu yuk tips memulai usaha dengan modal minim berikut ini!

tips usaha dengan modal minim

Tips Memulai Bisnis dengan Modal Seadanya

1. Siapkan Mindset yang Tepat

Modal tidak melulu harus menjadi hal yang dikhawatirkan dalam memulai sebuah usaha. Karena berapapun modal yang dimiliki akan terasa percuma jika kita masih belum memiliki mindset berbisnis yang benar.

Karena itulah, bulatkan tekad sebelum mulai terjun ke dunia bisnis. Ketahui problem-problem yang akan dihadapi agar kita tidak goyah saat masalah tersebut menerpa bisnis yang sedang dibangun.

Modal yang minim juga bisa dikompensasi dengan bekerja keras dan mau berkorban terlebih dahulu. Dengan sedikit keuntungan yang didapat di awal bisnis, profit tersebut bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis dahulu sebelum dinikmati hasilnya.

2. Pilih Bisnis yang dalam Bidang yang Dikuasai

Beberapa hal yang umumnya dipertimbangkan sebelum memilih usaha adalah besarnya untung yang didapat serta waktu yang diperlukan untuk memperolehnya. Namun dengan dana yang minim, kita harus melihat banyak faktor lainnya agar dana yang dikeluarkan tidak mubazir.

Berbisnis sendiri tidak semudah membalikan telapak tangan karena ada banyak hal yang harus dipelajari agar setidaknya bisnis berjalan dengan optimal. Salah satunya adalah memilih bisnis yang sesuai dengan skill atau pengetahuan yang kita miliki. Dengan memilih bidang yang dikuasai, kita tidak perlu belajar terlalu banyak dan bisa lebih fokus pada segi bisnis yang lainnya.

3. Pilih Bisnis dengan ROI yang Tinggi

Dengan modal yang minim, kita harus lebih pintar dalam menginvestasikan modal tersebut. Salah satu caranya adalah memilih bisnis dengan nilai return of investment (ROI) yang tinggi agar modal yang dikeluarkan bisa cepat kita dapatkan kembali. Dengan perputaran uang yang cepat, modal yang kita keluarkan kan pun tidak akan terlalu terasa berat.

Untuk mencari bisnis dengan perputaran uang yang cepat, kita bisa memilih produk/jasa yang memang setiap hari akan selalu dicari oleh orang lain. Sebagai contoh, makanan dan minuman murah adalah bisnis yang setiap hari selalu dicari. Jadi untuk pelaku bisnis pemula, berjualan makanan dan minuman ringan bisa menjadi salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan.

4. Manfaatkan Sosial Media

Dengan pesatnya perkembangan teknologi, kini orang-orang menghabiskan waktu lebih banyak menatap akun sosial media mereka. Jadi tidak heran jika media sosial kini banyak dimanfaatkan untuk berdagang secara online.

Dengan biaya yang murah meriah serta jangkauan yang luas, media sosial memang menjadi tools yang sangat powerful bagi pelaku bisnis. Tidak hanya bisa digunakan untuk mempromosikan dagangan, sosial media bahkan bisa berfungsi ganda sebagai toko online. Dan dengan akses yang mudah, berbisnis bisa dilakukan dengan mudah dari mana saja dan kapan saja.

5. Menjadi Dropshipper

Menjadi Dropshipper adalah sistem bisnis yang menarik jika kita ingin memulai bisnis dengan modal yang minim, atau bahkan tanpa modal sekalipun. Dengan menjadi dropshipper, kita hanya perlu mempromosikan produk/jasa milik orang lain saja. Jika sudah, barang pesanan kustomer dapat diorder ke supplier dan mereka akan mengatur masalah packaging dan pengiriman barang.

Ada banyak keunggulan dari bisnis model dropship semacam ini. Selain tidak butuh modal, kita juga tidak perlu menyetok barang. Prosesnya pun tidak terlalu ribet karena kita hanya menghandle masalah transaksi dengan kustomer saja.

6. Kelola Bisnis Sendiri

Memiliki karyawan seperti pisau bermata dua. Di satu sisi keberadaanya bisa membantu kita menjalankan bisnis dengan optimal, namun di sisi lain ada pengeluaran tetap yag harus dikeluarkan secara rutin.

Selagi kita mampu mengelola bisnis sendiri, ada baiknya kita menunda untuk merekrut pekerja terlebih dahulu. Selain berhemat, hal ini juga membantu kita untuk lebih familiar terhadap kustomer dan bisnis kita sendiri. Namun jika kita membutuhkan tenaga bantuan, menyewa pekerja part-time bisa menjadi solusi yang patut dipertimbangkan.

7. Buat Prioritas

Saat kita memulai bisnis dengan modal minim, kita harus pintar membuat rencana keuangan yang baik. Hal ini bisa dilakukan dengan memberi prioritas pada semua kebutuhan bisnis kita.

Sebagai contoh, promosi secara agresif melalui Google Ads atau Facebook Ads akan membutuhkan biaya yang lebih besar dibanding promosi di sosmed atau mulut ke mulut. Contoh lainnya adalah peralatan yang dibutuhkan dalam bisnis. Jika peralatan baru berharga sangat mahal, kita bisa mencarii opsi yang lebih murah melalui barang bekas layak pakai.

8. Cari Pinjaman Uang

Jika modal yang dikumpulkan dirasa belum cukup untuk memulai usaha yang diinginkan, kita bisa mencari pinjaman untuk menutupi kekurangan modal tersebut.

Cara mendapatkan modal untuk usaha sendiri tidak melulu harus bergantung pada bank. Selain menggadaikan aset, kita juga bisa mencari pinjaman kepada kerabat atau menawarkan joint venture pada pemilik modal yang ingin berusaha. Hanya saja pastikan kita sudah memiliki rencana bisnis yang matang agar uang hasil pinjaman benar-benar digunakan secara tepat.


Memiliki modal yang cukup tentu menjadi skenario ideal dalam memulai sebuah usaha. Namun jika modal yang dikumpulkan ternyata tidak cukup, jangan berkecil hati karena masih ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menutupi kekurangan modal tersebut.

Selama kita memiliki niat yang kuat dan mau bekerja keras, modal yang minim bukanlah masalah besar. Selama kita mau bersabar, memulai bisnis dengan modal minim pun bisa mendatangkan untung besar.

2 komentar

  1. Setuju :). Sebenernya modal kecil ttp bisa digunakan utk memulai bisnis, asal sudah dibuat perencanaan matang. Dulu pas mulai jualan pulsa dan Logam Mulia, modalku juga kecil kok . Tp modal dan profit yg aku terima, aku puter lagi untuk menjadi modal selanjutnya, dan lama2 jadi gede. Dan slalu inget utk misahin rek bisnis begini dengan rek pribadi. Jangan sampe kecampur, supaya kita bisa tahu modal dan profit yg sudah diterima.

    Kalo logam mulia, Krn dr dulu aku memang rutin beli emas batangan sejak msh murah, dan sejak bbrp bulan lalu mulai aku jual. Tp tetep harus diinget, kalo tujuannya jual beli, bukan untuk disimpan jk janjang, ya setelah menjual, sebisa mungkin beli lagi emas batangan seharga yg dijual utk modal berikutnya. Tapi dibanding pulsa, bisnis yg ini hrs agak tricky memang :D. Belum lagi hrs rajin ngikutin harga jual dan beli emas itu sendiri :D.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju, kadang kalau yang baru mulai bisnis, profit yang ada justru malah masuk kantong pribadi dulu. Padahal lebih bagus diputar lagi supaya bisnisnya berkembang dulu.

      Untuk logam mulia juga saya gtu. Tadinya iseng aja buat nyoba-nyoba investasi, tapi sejak dapat untung lumayan akhirnya jadi ketagihan. Kemarin aja sempat untung besar waktu harga emas naik drastis, sayang saya kecepetan jual, huhuhu.

      Hapus

Posting Komentar

Menu Halaman Statis

Copyright © 2020

Profit.web.id