-->

[ADS] Top Ads

Emas Batangan atau Perhiasan, Ini Bedanya!

PROFIT.web.id - Sebagai salah satu logam mulia bernilai tinggi, emas menjadi bentuk investasi yang banyak diminati. Selain mudah, emas juga tahan inflasi dan bisa menjadi investasi jangka panjang yang menarik.

Emas sendiri hadir dalam beragam bentuk dan jenis. Selain berbentuk emas batangan, emas juga bisa hadir dalam bentuk perhiasan.

Lalu di antara emas batangan atau perhiasan, mana yang lebih cocok untuk dijadikan investasi? Simak perbedaan keduanya berikut ini yuk!

perbedaan emas batangan dan perhiasan untuk investasi

1. Bentuk

Dari namanya saja sebenarnya kita bisa tahu kalau perbedaan paling jelas antara emas batangan dan perhiasan adalah bentuknya.

Emas perhiasan bisa berbentuk apa saja mulai dari cincin, kalung, anting, gelang, dan berbagai aksesoris lainnya. Dalam bentuk perhiasan, emas tidak hanya bisa disimpan, tapi juga digunakan untuk mempercantik tampilan pemiliknya.

Emas batangan sendiri tidak memiliki banyak variasi, biasanya hanya berupa kepingan berbentuk persegi atau koin saja. Emas batangan hadir dalam berbagai berat mulai dari 1, 2, 5, 10 atau bahkan 1 kg. Bentuknya yang biasa saja membuat emas batangan tidak bisa digunakan sebagai aksesoris.

2. Kadar Kemurnian Emas

Kadar kemurnian emas adalah banyaknya kandungan emas pada sebuah logam mulia. Semakin banyak kandungan emasnya, tentu akan membuat harganya semakin mahal.

Sebagai contoh, emas 24 karat memiliki kandungan emas lebih dari 99% yang membuatnya sering disebut emas murni. Sementara emas 22 karat memilki persentase emas yang lebih kecil antara 94-99% saja.

BIla membeli emas batangan, kadar kemurnian emas akan tertera pada sertifikat. Kandungan emasnya pun lebih terjamin dan sesuai dengan standar emas yang berlaku.

JIka membeli emas dalam bentuk perhiasan, maka akan sulit untuk mengetahui benar kandungan emas di dalamnya tanpa mengujinya terlebih dahulu. Selain itu perhiasan emas umumnya menggunakan campuran logam lain seperti perak atau tembaga agar bentuknya tidak mudah berubah karena emas 24 karat terlalu lunak untuk dijadikan perhiasan.

3. Ongkos Cetak dan Biaya Pembuatan

Selain harga emas itu sendiri, biaya lain yang perlu diperhitungkan saat menilai harga emas adalah ongkos cetak atau biaya pembuatannya.

Emas perhiasan memiliki biaya pembuatan yang nilainya bisa cukup besar. Tergantung tingkat kerumitannya, biaya pembuatannya bahkan bisa melebihi harga emas itu sendiri.

Untuk emas dalam bentuk batangan, harganya sudah mencantumkan ongkos cetak emas tersebut. Jika kita membeli melalui aplikasi jual beli emas online, ongkos cetak akan dikenakan terpisah saat kita ingin mengubah saldo emas ke dalam bentuk fisik. Namun biaya ongkos cetaknya pun cukup rendah dibanding biaya pembuatan perhiasan emas.

4. Harga Jual Kembali

Satu kelebihan emas adalah likuiditasnya yang tinggi, artinya emas dapat dapat dijual kapanpun kita butuh uang cash.

Emas perhiasan bisa dijual kembali di tempat kita membelinya atau melalui Pegadaian. Sebelum menjual, pastikan nota pembelian emas tidak hilang sebagai bahan pertimbangan harga emas saat akan dijual kembali. Meski begitu harga yang didapat biasanya tidak akan sama dengan harga saat kita membelinya. Potongannya pun bisa cukup besar hingga di atas 20%.

Emas batangan juga bisa dijual di tempat jual beli emas atau Pegadaian. Sama seperti emas perhiasan, akan ada selisih antara harga jual dan harga saat kita membelinya. Meski begitu selisihnya tidak lebih besar dibanding emas perhiasan.


Mengetahui perbedaan emas batangan dan perhiasan akan membantu kita dalam melakukan investasi yang tepat. Emas perhiasan akan lebih cocok jika ingin digunakan, sementara emas batangan jadi pilihan terbaik jika kita ingin melakukan investasi emas.

Posting Komentar

Menu Halaman Statis

Copyright © 2020

Profit.web.id